Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MENGENAL INDONESIA : PULAU JAWA DAN MADURA

 

     




Sejak zaman dahulu, negeri kita telah menjadi tanah impian bagi Bangsa lain. beebagai Ekspedisi dan pelayaran dilakukan untuk menemukan Indonesia, Negeri asal Rempah-rempah.

    Tak belebihan jika banyak orang mengatakan negeri kita adalah Zamrud Khatulistiwa.                      

    Keindahan alah dan kekayaan yang tersimpan di dalamnya membuat banyak bangsa terkagum-kagum dan berusaha menguasainya.

    Namun sayang, buku-buku yang mengungkap keindahan dan kekayaan Indonesia masih sulit didapatkan. Padahal dengan buku-buku itu rasa cinta kepada keindahan alalm negeri akan mudah tertanam pada seluruh generasi kita.

    sekelumit tentang Mengenal Indonesia khususnya di pulau jawa dan madura telah saya rangkum. Bagi teman-teman yang ingin mengetahuinya dan atau belajar bisa dilihat pada postingan dibawah ini.



1. APA YANG KAMU KETAHUI TENTANG PULAU JAWA?.:
Jawa adalah nama sebuah Pulau di Indonesia. Pulau ini merupakan Pulau terbesar ketiga belas di Dunia. Luas Pulau ini adalah 138.793 Km2 Dengan penduduk sekitar 151 Juta Jiwa. Pulau ini merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Sunda Besar dan paparan Sunda, yang pada masa sebelum es mencair merupakan Ujung Tenggara Benua Asia.
2. APA GUNUNG TERTINGGI PULAU JAWA?.:
Gunung Semeru atau Semeru adalah Gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan puncaknya Mahameru ialah 3.676 meter dari permukaan laut (Mdpl). Kawan dipuncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Semeru mempunyai Kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp atas, Hutan Montane, dan HUtan Ericaceous atau Hutan Gunung. Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang. Dengan Posisi Geografis 8°06’ LS dan 120°55’ BT. Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.477,8 M. hingga akhir November 1973. Disebelah Selatan, Kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava kebagian selatan Daerah Psuruan, Candiputro dan Lumajang. Dan Baru-baru ini tepaatnya Bulan Desember 2021 Gunung Semeeru Mengeluarkan Lava Dingin nya gan menyebabkan gempa, pusat terdampak debu Vulkanik tersebut yang terparah di Daerah Lumajang.
3. DIMANA LETAK GUNUNG MERAPI?.:
Merapi adalah nama sebuah Gunung berpi di Profinsi Jawatengah dan Jogjakarta. Gunung ini masih sangat aktif hingga saat ini. Sejak tahun 1548, Gunung ini sudah Meletus Lebih dari 60 kali. Letaknya cukup dekat dengan Kota Jogjakarta dan masih terdapat desa-desa di lerengngya sampai ketinggian 1700 meter. Bagi masyarkat yang tinggal di sekitar Merapi, Merapi membawa berkah Maetrial Pasir, sedankan bagi pemerintah daerah Merapi menjadi objek Wisata bagi para Wisatawan. Kini Merapi termasuk kedalam Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Detai Merapi : Lokasi : Klaten, Boyolali, Magelang (Jawa Tengah), Sleman (DI. Jogjakarta), Kota terdekat Jogjakarta. Tipe : Stratovolcano Ketinggian : 2,968 M Koordinat : 7°31’30” LS 110°26’30’ BT
4. PERNAHKAH KALIAN MELIHAT REOG?.:
Reog adalah salah satau Seni yang ada di Jawa Timur bagian Barat Laut dan Ponorogo dianggap sebagai Kota Asal Reog yang sebenarnya. Di Daerah ini kondisi sosio kultural masih sangat kental dengan hal-hal yang dianggap magis dan dapat mereka buktikan dengan kemampuan mereka (Masyarakat Ponorogo) dan Religi /kebatinan yang sangat kuat. Pada dasarnya masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai pewarisan Budaya yang sangat kaya. Dalam pengalamannya seni reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk karena adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa ada garis keturunan yang jelas. Mereka menganut garis Keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku. Adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti scenario yang tersusun rapi. Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang (biasanya yang memimpin rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton. Terkadang, seorang pemain yang sedang pentas dapat digantikan oleh pemain lain bila pemain tersebut kelelahan. Yang lebih dipentingkan dalam pementasan seni reog adalah memberikan kepuasan kepada penontonnya.
5. DIMANA KITA BISA MENONTON LUDRUK?.:
Ludruk adalah kesenian Drama Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama taradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang digelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai music. Dialog atau monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa. Ludruk menggunakan Bahasa khas Surabaya, meski terkadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti jombang, malang, madura, madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuatnya mudah diserap oleh masyarakat kalangan non-intelek (tukang becak, peronda, sopir angkut, dan llain sebagainya). Sebuah pementasan ludruk bisa dimulai dengan Tari Remo dan diselingi dengan pementasan seorang tokoh yang memerankan “Pak Sakera”, seorang jagoan dari Madura. Kartolo adalah seorang pelawak ludruk legendaris Surabaya, Jawa Timur. Beliau sudah lebih dari 40 tahun hidup dalam dunia seni ludruk. Nama Kartolo dan suaranya yang khas, dengan banyolan yanag lugu dan cerdas hamper pasti dikenal di seluruh Jawa Timur, bahkan hingga Jawa Tengah. Ludruk berbeda dengan ketoprak dari jawa tengah. Cerita ketoprak sering diambil dari kisah zaman dulu (Sejarah maupun Dongeng), dan bersifat menyampaikan pesan-pesan tertentu. Sementara ludruk bercerita tentang cerita hidup sehari-sehari kalawang eong cilik.
6. BAHASA APA LAGI YANG DIGUNAKAN SELAIN BAHASA JAWA?.:
Bahasa Sunda terutama dipertuturkan di sebelah barat pulau Jawa, di Daerah Tatar Sunda. Namun Bahasa Sunda juga dipertuturkan di Jawa Tengah. Di jawa Tengah, terutama dituturkan di kabupaten Brebes dan Kabupaten Cilacap. Di Cilacap ini masih banyak nama-nama sunda dan bukan Jawa, seperti kecamatan Dayeuhlugur, Cimanggu dan sebagainya. Ironisnya nama cilacap banyak yang menentang bahwa ini merupakan nama Sunda. Mereka berpendapat bahwa ini merupakan nama Jawa yang Disundakan. Sebab pada abad ke 19 nama ini sering kali ditulis Clacap. Selain itu menurut beberapa pakar, konon Bahasa Sunda sampai pada abad ke 6 wilayah penuturannya sampai disekitar dataran tinggi dieng di Jawa Tengah. Bahasa Sunda digunakan oleh lebih kurang 27 Juta orang dan merupakan Bahasa kedua paling banyak digunakan di Indonesia selepas Bahasa Jawa. Bahasa ini ditutur oleh mereka di bagian selatan Provinsi Banten dan dikebanyakan tempat di jawa barat. Terdapat pula beberapa dialek dalam Bahasa Sunda, dari dialek sunda banten ke dialek Sunda-Jawa. Tengahan yang mencampurkan banyak elemen dari Bahasa Jawa.
7. APA KERAJAAN TERTUA DI PULAU JAWA?.:
Tarumanegara atau Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di Wilayah Pulau Jawa bagian barat pada abad ke 4 hingga abad ke 7 M, yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang diketahui dalam catatan. Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu aliran Wisnu. Bila menilik catatan prasasti taka da penjelaasan yang pasti siapa yang mendirikan pertama kali Kerajaan Taruma. Raja yang berkuasa adalah Purnawarman. Pada tahun 417 iya memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan candrabaga sepanjang 6112 tombak (Sekitar 11 km). selesai penggalian sang Prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1000 ekor sapi kepada kaum Brahmana. Prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara : 1. Prasasti Kebon Kopi, dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Ditemukan di kebun kopi milik Jonathan Rig,Ciampea, Bogor. 2. Prasasti Tugu, ditemukan dikampung Batutumbu, Desa Tugu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, sekarang disimpan di museum Jakarta. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman pada tahun ke 22 masa pemerintahannya. Penggalian Sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari Bencana Alam berupa Banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman, dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau 3. Prasasti Munjul atau Prasasti Cidanghiang, ditemukan dialiran sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang Banten, berisi pujian kepada Raja Purnawarman. 4. Prasasti Ciaruteun, Ciampea, Bogor 5. Prasasti Muara Cianten, Ciampea, Bogor
8. HIDUP DIMANA SUKU TENGGER?.:
Suku Tengger adalah sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur. Mereka menempati Sebagian Wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang. Orang-orang suku tengger dikenal taat dengan aturan dan Agama Hindu. Nama tengger berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini sebagai asal-usul nama Tengger, yaitu “Teng” akhiran nama Roro Anteng, dan “Ger” akhiran nama Joko Seger. Bagi suku Tengger Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan Upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat disebuah Pura yang berada dibawah kaki gunung Bromo Utara dan dilanjutkan ke puncak Gunung Bromo. Upacara diadakan dari tengah malam hingga dini hari setiap bulan Purnama tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (Kesepuluh menurut penanggalan Jawa) Suku tengger memakai Bahasa Jawa yang disebut dialek Jawa Tengger seperti Bahasa dalam kesenian Wayang Kulit. Dialek ini dapat ditemukan di daerah Pasuruan, di Kecamatan Tosari, lalu di Probolinggo, daerah di kecamatan Sukapura, sedangkan di Malang.cara Tengger dituturkan di Wilayah desa ngadas kecamatan Poncokusumo. Yang terakhir di lumajang di daerah Ranupane, kecamatan Senduro. Dialek ini dianggap turunan Bahasa Kawi dan banyak mempertahankan kalimat-kalimat kuno yang sudah tak digunakan lagi dalam Bahasa Jawa Modern.
9. SUKU APA YANG PALING BANYAK DI PULAU JAWA?.:
Suku yang paling banyak di Pulau Jawa adalah Suku Jawa. Selain yang paling banyak di Pulau Jawa, juga suku bangsa terbesar di Indonesia. Jumlahnya mungkin ada 95 Juta.mereka berasal dari Pulau jawa, dan terutama ditemukan di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi di Provinsi Jawa Barat jumlah mereka lebih sedikit. Suku bangsa Jawa Sebagian besar menggunakan Bahasa Jawa dalam bertutur sehari-hari. Suku jawa terkenal dengan Budaya Seninya. Terdapat kesenian Wayang dipengaruhi oleh Agama Hindu-Budha. Cerita wayang atau lakon sebagaian besar berdasarkan wiracarita Ramayana dan Mahabharata. Tetapi ada juga pengaruh Islam dan Dunia Barat. Orang Jawa terkenal sebagai suku bangsa yang sopan dan halus. Tetapi mereka juga terkenal sebagai suku bangsa yang tertutup dan tidak mau terus terang. Orang Jawa secara Nominal Sebagian menganut Agama Islam. Ada juga yang menganut agama Kristen, Protestan dan Katolik. Mereka juga terdapat di daerah pedesaan. Penganut agama Budha dan Hindu juga ditemukan pula diantara masyarakat Jawa. Ada juga kepercayaan suku Jawa yang disebut sebagai agama Kejawen. Kepercayaan ini terutama berdasarkan kepercayaan animism dengan pengaruh Hindu Bidha yang kuaat. Masyarakat Jawa terkenal akan sufat Sinkretisme kepercayaannya, semua budaya luar diserap dan ditaafsirkan menurut nilai-nilai Jawa sehingga kepercayaan seseorang kadangkala menjadi tabu.
10. DIMANAKAH SUKU BADUY?.:
Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Sebutan “Baduy” merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut. Sebutan ini diberikan peneliti Belanda mempersamakan mereka dengan Badawi atau Bedouin arab adalah masyarakat yang berpindah-pindah (Nomaden) Bahasa yang digunakann adalah Bahasa Sunda dialek Sunda-Banten. Baduy juga disebut orang Kenekes artinya dalam. Mereka menyimpan adat istiadat, kepercayaan atau agama, dan cerita nenek moyang didalam tuturan lisan saja. Ini dikarenakan mereka tidak mengenal budaya tulis. Orang Kenekes mengaku keturunan dari Batara Cikal, sala satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke Bumi.


Baiklah Niciser, itulah sekelumit mengenal Indonesia seri Jawa dan Madura. semoga dengan membaca yang sekelumit ini bisa menjadikan kita lebih mencintai Indonesia. Salam Literasi.